Monday, June 18, 2012

Tips Seputar Ternak Kroto Bagian 1


Mengambil Bibit Dari Alam

Tips Mencari / Mengambil Bibit Dari Alam Sekitar

Sebelum panjang lebar mengulas tips pandai mencari dan mengambit bibit indukan kroto dari alam sekitar. Kembali saya pribadi mengingatkan.....rekan-rekan para peternak kroto agar bisa berlaku arif dan santun kepada alam sekitar. Kenapa harus demikian ? Jawabannya Karena kita hanya pinjam kepada anak dan cucu kita. Kalau kita ngawur/ sembrono memperlakukan alam kita akan merusak perputaran ekosistim.Dampaknya mungkin tidak serta merta kita rasakan saat ini.Tetapi nanti pada saatnya anak serta cucu kita yang akan menanggung hukum sebab akibat dari ulah salah bin ngawur kita.

Intinya.......

Pada saat kita mengambil bibit dari alam sekitar mohon tidak di ambil keseluruhan, sisakan meski satu atau dua sarang.

Baiklah sekarang kita masuk ke Bagaimana Mencari / Mengambil Bibit Indukan kroto dari alam ?

Ada 2 macam sarang semut rangrang :
  1. Sarang Utama
  2. Sarang Turunan
 Kalau di dunia nyata bisa di gambarkan ada kantor pusat dan ada kantor cabang, kantor unit dan dan seterusnya.

Apa yang membedakannya ? Yang membedakannya yaitu penghuni di dalamnya. Kalau sarang utama pasti ada 4 elemen semut ( Semut Ratu, Semut Jantan,Semut Pekerja, dan Semut Prajurit )sedangkan sarang turunan kadang tidak lengkap 4 elemen.

Sarang utama dan sarang-sarang turunan tetap terjadi keterikatan dalam menjalankan aktifitas sehari harinya. Terbukti Semut Prajurit lalu lalang mengikuti rute jalan yang menghubungkan sarang utama dan sarang turunan. Sebagian membawa makanan.

Keempat elemen semut itu mempunyai tugas masing-masing. Tidak ada yang iri maupun dengki. semua berjalan dengan tugasnya masing- masing.

Ratu Semut
Dalam tiap-tiap sarang/ koloni  dapat ditemukan satu atau beberapa ekor ratu semut. Ratu semut mudah dikenali karena tubuhnya lebih besar, memiliki sayap, berwarna hijau hingga coklat dengan perut besar dan menghasilkan banyak telur.

Semut Jantan
Biasanya tubuhnya lebih kecil daripada ratu semut, berwarna kehitam-hitaman dan hidupnya singkat. Setelah mengawini ratu, ia mati. Hasil survey laboratorium semut jantan dapat hidup selama 1 minggu, sedangkan ratu semut dan semut pekerja dapat hidup beberapa bulan.

Semut Pekerja
Semut pekerja adalah semut betina yang mandul. Mereka tinggal di dalam sarang dan merawat semut-semut muda.

Semut Prajurit
Merupakan anggota yang paling banyak jumlahnya dalam koloni dan bertanggung jawab untuk semua aktivitas dalam koloninya. Mereka menjaga sarang dari serangan pengacau, mengumpulkan dan membawa makanan untuk semua anggota koloninya, serta membangun sarang.

Kroto
Anak semut, calon semut


Jangan senyum....!!!! Memang demikian adanya. Andai kita bisa meniru cara hidup sosial koloni semut, saya yakin kehidupan berbangsa dan bernegara kita akan damai sejaterah. Gempah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo.. Wow.....Kapan itu terjadi kawan ? Pasti akan datang masanya. Amin...!!!!

Saran saya pada saat mencari di lanjutkan mengambil untuk kita tangkarkan di rumah, 

  1. Carilah koloni semut yang membuat sarang di pohon mahoni  atau pohon jati. kenapa di dua pohon itu ? pohon mahoni sama jati. Ini pengalaman saya sendiri. dari sekian banyak pohon yang di huni semut rangrang dua pohon ini paling banyak koloninya serta lengkap keempat elemen yang kita butuhkan untuk di tangkar di rumah.Di samping itu perkembangbiakannya lebih cepat.kadang juga sudah ada krotonya meski sedikit.
  2. Carilah sarang yang terlihat sebagian sudah kering daun yang di pakai sarang dan kelihatan serabut putih halus, kalau di pegang lengket. di pakai si semut untuk merekatkan daun sarang. ( nanti di dalamnya akan ketemu serabut putih halus juga...kita melihatnya sama, seperti serabut putih halus perekat tapi sebenarnya berbeda. ) Kegunaan serabut putih halus yang di dalam ini adalah untuk meletakkan kroto/anak semut rangrang.
Untuk saat ini saya kira itu dulu 2 tips dari saya,,Bagaimana mencari di lanjutkan mengambil induk kroto dari alam. Terima kasih.

Tips Selanjutnya Cara Mengambil Induk Kroto. Sampai Jumpa di Tips Mendatang.

(Meski gratis Tapi kita harus arif memperlakukan alam…pinjaman anak cucu kita hehehe )

     Sukses Selalu,

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tips Seputar Ternak Kroto Bagian 1

0 comments:

Post a Comment